Friday, 23 October 2015

Menyambut Kedatangan Tuhan Yesus


Matius 24:14
“Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.”
Kedatangan Tuhan yang kedua sudah semakin dekat. Dalam Alkitab ada lebih banyak nubuatan tentang kedatanganNya yang kedua daripada kedatanganNya yang pertama. Kalau yang pertama sudah digenapi maka yang kedua juga pasti digenapi! Alkitab mengatakan “Injil dari Kerajaan” ini yang akan diberitakan, baru tiba kesudahannya.

Cara menyambut kedatangan Tuhan Yesus:

1.Memberi makan orang lapar (Matius 24:45-50)
Kita tidak bisa memberi makan orang lapar tanpa UANG. Pesan firman ini mengajarkan tentang apa yang dilakukan orang dengan uangnya. Banyak orang melakukan hal-hal yang konyol dengan uangnya, mereka tidak menggunakan uangnya untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus. Jika kita mau menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus, kita harus menggunakan sebagian uang milik kita untuk memberi makan orang yang lapar. Anda harus terlibat dalam memberi orang miskin, sisihkan penghasilan Anda untuk persembahan persepuluhan dan untuk persembahan khusus memberi orang lapar.

2.Menjadi saksi, sehingga orang dapat melihat perbuatan baik dan memuliakan Allah (Matius 25:1-13).
Tradisi berkata bahwa minyak dalam kisah 10 Gadis ini adalah Roh Kudus, ternyata minyak di sini bukanlah Roh Kudus karena pada saat 5 Gadis bodoh bangun, 5 Gadis bijaksana menyuruh mereka membeli minyak supaya pelitanya menyala. Pada saat 5 Gadis bodoh ini pergi membeli minyak, uang mereka masih ada di dompet mereka. Mereka tidak menggunakan uang untuk kebaikan, untuk perbuatan baik, untuk memuliakan Allah sehingga cahaya Kristus bersinar dalam hidup mereka (Matius 5:16). Sekarang gunakanlah uang anda untuk membuat orang lain hidup menjadi lebih baik, serupa dengan Kristus, dan diubahkan. Gunakanlah uang anda untuk membuat orang lain menjadi percaya dan mengasihi Yesus. Gunakanlah uang anda untuk kebaikan dan perbuatan baik sehingga orang bisa memuliakan Allah. Kita harus menggunakan uang kita untuk membuat Injil Kerajaan ini diberitakan ke seluruh dunia, dimulai dari rumah kita.

3.Memiliki sikap hati yang benar terhadap uang yang dipercayakan Tuhan (Matius 25:14-30)
Tuan itu tidak pernah mengambil harta milik hamba-hamba-nya, namun sebaliknya Tuan itu memberikan hartanya kepada hamba-hambanya (ayat 18). Talenta dalam kisah ini adalah uang. Adam dibentuk dari debu dan tanah, demikian juga manusia lainnya. Apa maksud dari “menyembunyikan uang di dalam tanah?” Uangnya itu dibelanjakan untuk dirinya sendiri. Mengapa dia melakukannya? Karena cara pandangnya kepada Allah atau penggenalannya kepada Allah salah. Tuhan kita adalah seperti apa yang kita pikirkan dan ucapkan. Kedua hamba yang lain, mereka mengelola uang dengan benar yaitu, untuk kebaikan dan perbuatan baik, untuk keuntungan Tuan mereka; maka mereka dipersilahkan masuk ke dalam kebahagiaan Tuannya.

4.Melayani kebutuhan banyak orang (Matius 25:31-46)
Cara menyambut kedatangan Tuhan Yesus adalah melayani kebutuhan orang-orang. Perhatikan dan pedulikanlah orang-orang yang dalam kebutuhan khusus. Saat kita melakukan itu, Tuhan Yesus berkata, “Kita telah melakukannya untuk Tuhan.”(ayat 40).

Upahnya adalah:
“Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya:Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.” (Matius 25:34)


(Di olah dari berbagai sumber)

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.