Friday, 30 October 2015

Tahun YOBEL sebagai Tahun Pembebasan

Imamat 25:10
”Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.”

Tanggal 13 Septeber 2015 yang lalu menurut penanggalan internasional, dimulai setelah matahari terbenam, Israel kembali merayakan Rosh Hashanah atau Tahun Baru umat Yahudi yang sesuai dengan penanggalan kalender mereka. Menurut penanggalan Yahudi mereka akan memasuki tahun baru 5776 atau disebut Ayin Vav.  Perayaan tahun baru ini dipandang sebagai salah satu hari yang sangat penting diantara Paskah, Shavuot dan Sukkot, dimana hari-hari itu dijadikan hari libur nasional. Pada perayaan tahun baru ini setiap warganegara Israel terutama umat Yahudi berkomitmen untuk melakukan perbuatan yang lebih baik dan lebih banyak memberikan amal. Mereka melakukan perayaan juga dengan berdoa dan membunyikan shofar pada pagi hari dari rumah-rumah ibadah.
Tahun Ayin Vav 5776 yang secara harafiah artinya adalah “hook” (tombak/pasak/mata lembing)  atau “keterikatan”. Jadi Ayin Vav bermakna “keterikatan manusia antara bumi dan surga” punya kesan yang mendalam tidak hanya bagi umat Yahudi, namun bagi sebagian umat Kristen. Jika kita merunut sejarah yang ada, maka kita akan mendapati bahwa Tahun Ibrani 5776 ini merupakan Tahun Yobel ke-70, terhitung sejak pertama kali bangsa Israel di bawah pimpinan Yosua, memasuki Tanah Kanaan (tahun 1416 SM). Atau dapat dikatakan bahwa pada tanggal 23 September 2015 nanti adalah tepat 3.430 tahun (70 kali 7 kali 7 tahun Sabat) yang lalu bangsa Israel resmi berdiri (established)  sebagai sebuah negara. Tahun yang juga disebut sebagai tahun Yobel Besar ini dipercaya merupakan tahun Yobel terakhir sebelum Sang Juruselamat Yesus Kristus datang kembali ke dunia. Pada tanggal 28 September 2015 yang bertepatan dengan hari raya Pondok Daun, orang Israel merayakan Sukkot sebagai peristiwa pengumpulan hasil panen (gathering). Pada hari itu juga diprediksi akan terjadi gerhana bulan menjadi merah seperti darah, yang melengkapi ketiga tetrad terakhir. Fenomena ini menandakan kedatangan Tuhan sudah begitu dekat.
Secara etimologis, asal kata Yobel tidak diketahui dengan pasti. Kata ini diduga berasal dari kata Ibrani ybl  (yovel) yang bisa berarti "domba jantan," atau "tanduk domba jantan." Dalam beberapa teks Perjanjian Lama, seperti di dalam Keluaran 19:13 dan Yosua pasal 6, kata ini diyakini merujuk kepada shofar. Shofar adalah terompet yang terbuat dari tanduk domba jantan dan biasa dibunyikan pada permulaan perayaan Hari Raya Pendamaian.  Pada tahun Yobel, semua budak Israel harus dibebaskan (Imamat 25:10). Semua harta warisan yang telah dibeli harus dikembalikan kepada pemilik semula dengan cuma-cuma. Ini memuat pesan teologi yang sangat penting, yaitu Allah sebagai pemilik tanah warisan. Tugas manusia hanyalah menggarapa tanah. Jadi, ketika seseorang membeli tanah, orang tersebut tidak membeli tanah, melainkan membeli hak penggarapan tanah tersebut (Imamat 25:23, 25-27). Pada tahun Yobel, tanah tidak boleh digarap (Imamat 25:11).

Makna rohani yang dapat kita ambil adalah pada akhir zaman ini akan terjadi pembebasan jiwa besar-besar. Akan terjadi pembebasan hutang dan penebusan kembali. Siapa yang dibebaskan dan ditebus. Akan ada banyak manusia yang dibebaskan dan ditebus dari dosa. Intinya di Yobel besar ini akan terjadi penuaian besar-besaran atau penuaian raya, dimana keselamatan jiwa dan pertobatan akan terjadi dimana-mana. Bagaimana dengan kita gereja Tuhan? Siapkah kita memasuki Tahun Ayin Vav atau Tahun Yobel besar ini? Mari jadi bagian dalam pesta Yobel besar ini. Siapkan diri Anda sebagai gereja Tuhan untuk ambil bagian dalam penuaian dan siapkan kapasitas rohani para pemimpin rohani melalui FResH untuk penuaian besar ini. Ini tahun pembebasan, semua tawanan dosa akan dibebaskan, sakit penyakit dilenyapkan, akan ada sukacita besar dan penuaian jiwa besar-besaran. Pastikan diri kita ada di dalam pesta besar ini melalui FResH yang memenangkan banyak jiwa bagi Tuhan Yesus Kristus.

-Diolah dari berbagai SUMBER-

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.