Thursday, 19 November 2015

FRUITFUL

Ditulis oleh: Pdm. Maria Ong, S.Th


Apa yang kita harapkan dari sebuah pohon? Kita pasti mengharapkan buah dari sebuah pohon dan bukan hanya daud atau batangnya saja. Begitu juga dengan Tuhan. Kita bukan hanya dipanggil untuk menjadi orang kristen.
Yohanes 15:16 “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” Kita orang percaya dipanggil untuk menghasilkan buah dan buah yang kita hasilkan itu adalah buah yang tetap.
Filipi 1:21-22 “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.”  Rasul Paulus menegaskan bahwa selama kita masih hidup didunia ini, kita mesti bekerja dan menghasilkan buah bagi Tuhan.

Apa itu Buah : Matius 12:33 “Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.”
Pohon dikenali dari buahnya jadi buah adalah hasil dari sebuah pohon yang dapat dinikmati oleh orang lain. Buah adalah apa yang kita lakukann dan ucapkan yang dapat dilihat orang dan dirasakan oleh orang lain, sehingga orang dapat mengenal dan memuji Allah kita.
                                                    
Buah apa yang harus kita hasilkan ?
Galatia 5:22-23 “Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.” Buah yang harus kita hasilkan adalah BUAH ROH yaitu KARAKTER KRISTUS. Ada kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri dalam segala hal dan segala keadaan. Pertanyaannya adalah: bagaimana caranya agar kita dapat menghasilkan buah bagi Tuhan Yesus?
                                                                                                                    
Bagaimana Menghasilkan BUAH menurut Yohanes 15:1-6:        
                  
1. DIPOTONG (AIRO) (ayat 2a)
Dalam bahasa Yunani kata dipotong mengunakan kata AIRO artinya to raise up / lift up yaitu diangkat bukan dipotong (cut). Ranting anggur yang menjalar ketanah tidak akan dapat menghasilkan buah, dia harus diangkat keatas dan disanggah dengan kayu agar dapat menghasilkan buah. Kadang kita susah untuk memiliki karakter Kristus dalam hidup kita karena kita masih dibawah (masih dalam dosa) sehingga iblis dengan leluasa dapat menuduh dan mengintimidasi kita. Untuk dapat berbuah kita harus rela memberi diri diangkat oleh Allah. Diangkat menjadi anak-anak-Nya (Efesus 1:3-5) menerima pengampunan dan keselamatan dario pada-Nya.
                                                                                                                                 
2. DIBERSIHKAN (Katharos) (ayat 2b)
Katharos memiliki arti bersih / murni (tidak bernoda, tidak tercemar oleh rasa bersalah). Dengan apa kita dibersihkan? Yohanes 15:3 mengatakan “Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.” Jadi kita dibersihkan melalui LOGOS atau Firman Tuhan. Renungkan firman Tuhan siang dan malam maka hidup kita pasti menghasilkan buah (Mazmur 1). Firman Tuhan yang akan membersihkan hidup kita, membuat kita dapat menghasilkan buah bagi Tuhan (Mazmur 119:9 dan 11). Relakan diri ditegur oleh firman-Nya dan jangan jemu-jemu merenungkan firman-Nya, agar hidup kita menghasilkan buah bagi kemuliaan nama Tuhan.   
                                                             
3. TINGGAL (Meno) (ayat 4-5)

Meno artinya tidak terpisah (not depart) atau tetap menyatu (remain as one). Hanya ranting yang tidak tinggal (melekat) kepada pokok anggurlah yang akan dicampakkan kedalam api. Tetapi ranting yang melekat (tinggal) pada pokok anggur pasti akan menghasilkan buah. Tinggal memiliki arti percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan. Yesaya 30:15 “Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan,” Percaya dan percayakan hidup kita pada Tuhan (tinggal) maka kita akan menghasilkan buah.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.