Saturday, 7 November 2015

Panduan FResH Rabu, 11 November 2015

Panduan Bahan FResH
Rabu, 11 November 2015 
GBI Miracle Service Yogyakarta


1. Mulai dengan PPW
Lagu Theme song FResH

2. Ice breaker

3. Tujuan dan sasaran
Tujuan : Mengajarkan kepada kita agar mengerti bahwa kita Harus hidup sungguh-sungguh seiap hari dengan Tuhan
Sasaran : Mendorong Anggota FResH untuk hidup sungguh-sungguh dengan mengenal Tuhan, mengalami kuasa dan penderitaan, menjadi serupa dengan Tuhan.

4. Menyampaikan bahan
Akhiri penyampaian bahan dengan saling mendoakan satu dengan yang lain

5. Tugas mingguan gembala
1. Bawa dalam doa nama-nama anggota FResH Anda agar mengalami pertumbuhan rohani dan memiliki karakter yang senantiasa diasah menjadi seperti Kristus.
2. Doakan jugaa nggota FResH anda yang dalam pergumulan, dll.
3. Pastikan pertumbuhan rohani mereka dan mereka benar-benar melakukan Firman Tuhan dalam hidup mereka melalui kehidupan FResH dan mentoring yang kuat.
4. Adakan kunjungan untuk anggota anda yang tidak dating FResH minggu kemarin karena sakit, dengan alas an atau tanpa alasan.
5. Memotivasi dan mendorong dan menjadi teladan kepada anggota FResH untuk mencari jiwa buat Tuhan.
-----------------------------------------------------------------------------------
DISELAMATKAN
“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” Kis 4:12
Nats : Rom 5:1-11
Bahan Sharing :
1. Apa definisi keselamatan? (menurut pengertian masing-masing)
2. Jika Anda hari ini meninggal tiba-tiba yakinkah saudara masuk surga?
Banyak di luar sana (dunia) yang mencari jalan keselamatan. Ada yang mempercayai bahwa keselamatan bukan untuk menuju sorga melainkan untuk terbebas dari kematian/kefanaan menuju kesempurnaan. Ada juga yang mempercayai bahwa keselamatan itu diperoleh melalui perbuatan baik . Selain itu ada yang meyakini bahwa keselamatan itu diperuntukan oleh semua orang. Bagaimana dengan pandangan Kristen tentang ini? Kristen meyakini bahwa hanya di dalam Yesus kita diselamatan.
Lalu bagaimana dengan ayat yang mengatakan (Rm 5:9).. manakah yang lebih dulu, dibenarkan atau diselamatkan?
Bertanya kepada jemaat: menurut Anda apa bedanya dibenarkan dengan diselamatkan? Jika kita percaya bahwa Dia yang menyelamatkan kita menapa di dalam kekristenan masih terdapat perbedaan konsep keselamatan??
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan: 1. Tujuan kitab Roma
Sebelum kita mendefinisikan arti kata dibenarkan, maka ada hal yang perlu kita ketahui bahwa surat Roma ditulis untuk jemaat di Roma yang sedang mengalami tekanan dari orang Yahudi untuk tetap hidup sesuai hukum taurat padahal mereka sudah diselamatkan di dalam Tuhan. Perlu kita yakini bahwa Tuhan tidak pernah meniadakan hukum taurat sama sekali. Dan Paulus juga mengingatkan bahwa kita diselamatkan bukan karena hukum taurat.
Maka dari itu Paulus melontarkan kata-kata jika kita dibenarkan maka kita akan diselamatkan. Apakah kebenaran yang dimaksudkan oleh Paulus tersebut. Apakah seperti pandangan aliran-aliran yang sudah kita sebutkan di atas? Hidup berbuat baik supaya diselamatkan? Dsb. Dan apakah orang yang sudah melakukan hukum taurat sudah dibenarkan oleh? Mari kita lihat berikut ini…
2. Arti kata “DIBENARKAN”
Kata dibenarkan memiliki arti dijadikan benar (to render righteous). Benar yang seperti apa? Mari kita lihat Kis 13:38… benar=pengampunan dosa. Dari ajaran aliran-aliran tersebut, ada satu yang tidak mereka miliki ialah pengampunan dosa. Bagi kita hanya Yesus yang sanggup mengampuni dosa manusia. Tanpa pengampunan kita tidak akan diselamatkan (kis 5:9).
3. Bagaiamana caranya kita dibenarkan/ diampuni?
Apakah bisa manusia yang memiliki kelemahan dan fana ini bisa sanggup hidup sempurna dihadapan Tuhan supaya diselamatkan? Tuhan mengatakan perbuatan baik tidak menyelamatkan kita (…..)
Hanya ada satu cara, yaitu dengan iman kita (Rm 5:1). Ketika kita percaya dan mengaku dengan mulut kita bahwa Yesus adalah Tuhan maka pada saat kita dibenarkan/diampuni. Jika kita sudah dibenarkan otomatis kita sudah diselamatkan.
Maka Paulus menegaskan sekalipun orang Farisi melakukan hukum taurat tetapi jika mereka tidak percaya semuanya sia-sia.
Catatan:
Keselamatan itu pribadi, sekalipun keluarga Kristen bukan berarti sudah diselamatkan tanpa ada pengakuan pribadi
Bagi yang sudah percaya: diingatkan kembali bahwa perbuatan baik yang dilakukan bukan untuk menyelamatkan melainkan untuk mengalami perubahan hidup, pertumbuhan rohani, kedewasaan rohani.
Tantangan: Maukah kita dibenarkan oleh Tuhan supaya selamat? Maukah kita percaya bahwa Yesus adalah Tuhan atas hidup kita?

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.