Thursday, 5 November 2015

Project Loon Indonesia


Perusahaan Teknologi, Google, akan memulai proyek mereka yang bernama Project Loon pada tahun 2016 di Indonesia. Project Loon adalah sebuah balon helium yang terbang di stratosfer membawa jaringan Internet yang bekerja sama dengan tiga operator seluler yaitu Telkomsel, Indosat dan Xl. Menurut keterangan Google, balon ini dapat terbang dua kali lebih tinggi dari pesawat komersil, sehingga akan berada di atas awan dan akan sulit terlihat dengan mata telanjang.
            "Project Loon pertama kali dibuat dalam sebuah eksperimen di divisi Google X pada tahun 2011, namun baru diumumkan pada Juni 2013 dengan harapan untuk membantu membawa internet pada dua pertiga populasi dunia yang belum memiliki akses,"
            Pada Juli lalu, pemerintah Sri Lanka juga telah menandatangani persetujuan dengan Google untuk menerbangkan Loon di atas kepulauan di Samudera Hindia pada tahun ini. Sebelumnya juga telah dilakukan uji coba Project Loon di Amerika Serikat, Brazil, dan Australia. Percobaan pertama dari Project Loon telah dilakukan di Selandia Baru pada 2013
           Menurut laporan Tech in Asia, proyek ini akan dimulai pada awal 2016 selama 12 bulan, menggunakan frekuensi 900 Mhz di lima titik di atas Sumatera, Kalimantan, dan Papua Timur.
          Menurut penuturan Wakil Presiden Project Loon Mike Cassidy, Indonesia dianggap sebagai lokasi percobaan yang baik untuk proyek ini, karena sejauh ini hanya sepertiga dari 250 juta penduduk yang dapat mengakses Internet. Koneksi Internet yang ada juga cenderung lambat.
           Google X's Project Loon to parachute into Indonesia, begitu judul yang dipublikasikan USA Today. Sedangkan Toronto Sun yang berbasis di Kanada, menulis Google Project Loon balloons to blanket Indonesia with Internet. "Jika semuanya berjalan sesuai dengan rencana, Project Loon akan menerbangkan ratusan balon yang berperan sebagai menara selular di angkasa, dan tidak bisa terlihat dengan mata telanjang," tulis mereka.
           Project Loon merupakan bagian dari Google X, sebuah laboratorium milik Google yang banyak melakukan eksperimen teknologi yang unik, seperti mobil tanpa pengemudi, yang berada di bawah perusahaan induk Google, Alphabet.


Sumber: bbc.com, detik.com

1 comment:

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.