Thursday, 19 November 2015

Renungan Minggu Ini


Senin, 23 November 2015
Kehadiran Allah
Bacaan Alkitab: 2 Tawarikh 5:2-6:11
Intisari :
Ibadah yang baik bukanlah ibadah yang membuat umat Allah terkagum-kagum terhadap pendeta atau terhadap pemimpin pujian atau terhadap paduan suara atau terhadap pemain musik, melainkan ibadah yang membuat tidak ada seorang pun yang berani bersikap sombong di hadapan Allah. Apakah ibadah yang Anda ikuti membuat Anda merendahkan diri di hadapan Allah.
                                           
Selasa, 24 November 2015
Rumah Doa bagi Umat Allah
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 6:12-48
Intisari :
Memang, Allah tidak bisa dibatasi oleh gedung dan kita bisa berdoa secara pribadi di rumah. Akan tetapi, gedung gereja adalah tempat bagi kita untuk berdoa sebagai suatu “umat”, bukan ha­nya berdoa secara pribadi. Tuhan Yesus pun menjanjikan berkat khusus bagi orang-orang percaya yang berdoa dalam kebersamaan, bukan ha­nya berdoa secara pribadi (Matius 18:19-20).
                  
Rabu, 25 November 2015
Peringatan Keras
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 7-8
Intisari :
Peringatan ini dimaksudkan untuk mengingatkan bangsa Yahudi bahwa penderitaan yang mereka alami dalam pembu­angan itu disebabkan karena ketidaktaatan raja-raja Israel dan Yehuda. Peringatan itu merupakan peringatan bagi kita juga! Ketidak taatan kita kepada Allah dan firman-Nya akan sangat berakibat fatal buat kita.

Kamis, 26 November 2015
Jangan Sombong! (1)
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 9
Intisari :
Hikmat yang dimiliki oleh Raja Salomo membuat ia menjadi seorang raja yang amat kaya, berkuasa, dan populer. Raja Salomo telah meraih puncak kesuksesan menurut ukuran du­nia, yaitu memiliki kekayaan, kekuasaan, dan popularitas yang luar bi­asa. Sayang, kesuksesan membuat ia menjadi sombong dan lupa bahwa apa yang telah dicapainya merupakan anugerah Allah!

Jumat, 27 November 2015
Jangan Sombong! (2)
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 10:1-11:4
Intisari :
Kisah kesombongan Raja Salomo dan Raja Rehabeam itu merupakan suatu peringatan bagi umat Yehuda yang berada dalam pembuangan, bahwa keadaan mereka yang sedang terpuruk itu bukan disebabkan karena mereka menghadapi musuh yang hebat, tetapi karena mereka tidak bergantung kepada Allah, melainkan kepada diri sendiri! Tanda seorang yang rendah hati adalah bergantung kepada Tuhan.
                        
Sabtu, 28 November 2015
Kesalahan yang berulang
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 11:5-12:16
Intisari :
Ketaatan kepada Tuhan harus dilakukan seumur hidup, sehingga ke­taatan menuntut ketekunan. Sangat menyedihkan bahwa Raja Salomo dan Raja Rehabeam hanya taat dengan setengah hati, padahal ketaatan setengah hati sama dengan ketidakpastian. Kisah Raja Salomo dan Raja Rehabeam ini mengingatkan kita pada masa kini untuk bertekun dalam ketaatan! 

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.