Tuesday, 10 November 2015

Take Away

Ditulis oleh: Pnt. Drs. Kornelius Setiawan

Kadang dalam hidup ini kita tidak mengalami janji-janji Tuhan, bukan karena Tuhan tidak menepati janji-Nya kepada kita tetapi karena kita tidak menyadari bahwa janji itu telah diambil dari kita. Yohanes 10:10 mengatakan “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Siapakah pencuri itu? Pencuri itu adalah iblis yang datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan masa depan kita, harapan kita, damai sejahtera kita, sukacita kita, dll. Mari ambil kembali apa yang pernah hilang dalam hidup kita. Bagaimana caranya mengambil kembali apa yang telah di curi si pencuri dalam hidup kita?

1. Change Your Mind (Ubah cara berpikir / pandang kita)


Kita harus memiliki pola pikir yang baru, bukan pola pikir duniawi. Cara berpikir duniawi seperti percaya ramalan-ramalan shio, bintang, primbon, dll. Cara berpikir duniawi juga berpikir bisa walaupun tanpa Tuhan (sombong). 2 Kor 5:17 “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” Kita adalah anak-anak Allah / ciptaan baru, oleh sebab itu kita harus mengunakan cara berpikir baru dalam Tuhan Yesus. DNA kita adalah Tuhan Yesus Kristus, oleh sebab itu kita harus memiliki pikiran Kristus dalam hidup kita. Cara berpikir kita adalah cara berpikir dalam kebenaran firman Tuhan. Yohanes 17:17 “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.”
                                           
2. Do Something (Lakukan sesuatu)

Mazmur 50:2 “Dari Sion, puncak keindahan, Allah tampil bersinar.” Siapakah Zion itu? Zion adalah kita orang percaya. Firman Tuhan katakan dari Zion, dari kita orang percaya sinar kemuliaan Allah akan bersinar. Dari diri kita orang percaya dunia akan melihat kemuliaan dan karya Allah yang besar. Untuk itu kita sebagai gereja Tuhan harus melakukan sesuatu (do something). Tuhan mau kita menjadi saksi Tuhan bagi dunia ini. Siapakah yang harus melakukan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus? Kita gereja-Nya, anak-anak-Nya, umat pilihan-Nya. Kita harus melakukan sesuatu, kita harus memperkanalkan kasih Tuhan Yesus buat keluarga, teman-teman bahkan semua orang. Iman tanpa perbuatan adalah mati. Jika kita tahu ada yang iblis telah curi dalam hidup kita, jangan menyerah tetapi lakukan sesuatu untuk mengambilnya kembali. Bukan dengan kekuatan kita tetapi dengan pertolongan Tuhan.

3. Bless Your Work (Berkati yang kita kerjakan)



Berkati segala sesuatu yang kita kerjakan. Kita diberi kuasa dalam perkataan kita, oleh sebab itu ucapkan berkat. Jangan mengeluh lagi tetapi ucapkan perkataan berkat. Dalam segala keadaan katakan “Bless The Lord Oh My Soul (Pujilah Tuhan Hai Jiwaku)”. Berakti keluarga kita, suami istri, anak-anak dan apapun yang kita kerjakan dengan tangan kita. Saat kita mengucapkan berkat, kuasa Tuhan bekerja didalamnya. Mazmur 103:2  ”Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!”

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.