Tuesday, 1 December 2015

Renungan Minggu Ini


Senin, 7 Desember 2015
Pengaruh Istri yang Kafir
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 21:2-22:6
Intisari :
Hubungan yang tidak seimbang (2 Tawarikh 18) mengakibatkan dampak yang mengerikan, yaitu Raja Yoram tidak mengikuti pola hidup ayahnya yang saleh, melainkan mengikuti tingkah laku keluarga Ahab yang jahat. Pada zaman Perjanjian Baru, jelas bahwa Rasul Paulus juga  melarang pernikahan dengan pasangan tidak sei­man yang (2 Korintus 6:14).

Selasa, 8 Desember 2015
Rantai Kekafiran Harus Diputuskan!
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 22:7-23:21
Intisari :
Sulit untuk kita bayangkan betapa mengerikannya pengaruh kekafiran dalam riwayat raja-raja Yehuda seandainya Yoas tidak dididik oleh Imam Yoyada!
Umat Yehuda yang berada dalam pembuangan-dan umat Allah pada masa kini-perlu memahami benar bahwa pengaruh kekafiran yang dibiarkan masuk (khususnya melalui perkawinan) bersifat amat merusak iman yang benar kepada Allah!
              
Rabu, 9 Desember 2015
Buta Karena Kekuasaan
Bacaan Alkitab : 2 Tawarikh 24
Intisari :
Riwayat Raja Yoas yang kita baca pada hari ini merupakan peringatan agar kita waspada saat menjadi seorang pemimpin. Janganlah kita sam­pai membiarkan diri kita dibutakan oleh kekuasaan. Para penjilat yang bermulut manis harus diwaspadai! Iman kita harus dibangun di atas dasar yang kuat, yaitu firman Allah yang tidak tergoyahkan!
              
Kamis, 10 Desember 2015
Kebodohan Raja Amazia
Bacaan Alkitab: 2 Tawarikh 25
Intisari :
Dengan penyertaan Allah, bangsa Yehuda bisa mengalahkan bani Seir, tetapi Raja Amazia malah membawa para ilah bani Seir untuk disembah. Saat Allah mengutus seorang nabi un­tuk mengingatkan, nabi itu malah diancam akan dibunuh. Dia tidak sa­dar bahwa kemenangannya sepenuhnya disebabkan karena penyertaan Allah. Kisah ini mengingatkan kita bahwa kemenangan ha­nya bisa diraih bila kita mengandalkan Allah. Bila kita mengandalkan diri sendiri, kita akan mudah dikalahkan!

Jumat, 11 Desember 2015
Kesombongan Rohani
Bacaan Alkitab: 2 Tawarikh 26
Intisari :   
Umat TUHAN di segala zaman perlu menyadari bahwa sumber ke­suksesan adalah sikap bersandar kepada kekuatan Allah dan sumber kelayakan untuk melayani Allah adalah anugerah Allah. Yang merasa la­yak untuk melayani Allah adalah orang yang tidak layak dan orang yang menyadari ketidaklayakannya adalah orang yang dipilih Allah untuk me­layani Dia!
                             
Sabtu, 12 Desember 2015
Jangan Melampaui Batas!
Bacaan Alkitab: 2 Tawarikh 27-28
Intisari :

Kesuksesan telah menjerumuskan banyak orang kepada dosa kesom­bongan. Agar tidak terjerumus, kita harus memahami batas-batas yang ditetapkan Allah bagi kita. Saat kita mengalami berkat TUHAN secara berlimpah-limpah, jangan kita menjadi sombong lalu merasa boleh melakukan apa saja. Pelanggaran terhadap batas-ba­tas itu pasti mendatangkan hukuman Allah. Pada masa kini, pernikahan homoseksual adalah salah satu pelanggaran serius terhadap batas yang telah ditetapkan TUHAN. 

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.