Friday, 12 February 2016

Panduan FResH Rabu, 17 Februari 2016

Panduan Bahan FResH
Rabu, 17 Februari 2016 
GBI Miracle Service Yogyakarta



1. Mulai dengan PPW
Lagu Theme song FResH

2. Ice breaker

3. Tujuan dan sasaran
Tujuan : Mengajarkan kepada kita agar mengerti bahwa kita Harus hidup sungguh-sungguh seiap hari dengan Tuhan
Sasaran : Mendorong Anggota FResH untuk hidup sungguh-sungguh dengan mengenal Tuhan, mengalami kuasa dan penderitaan, menjadi serupa dengan Tuhan.

4. Menyampaikan bahan
Akhiri penyampaian bahan dengan saling mendoakan satu dengan yang lain


5. Tugas mingguan gembala
1. Bawa dalam doa nama-nama anggota FResH Anda agar mengalami pertumbuhan rohani dan memiliki karakter yang senantiasa diasah menjadi seperti Kristus.
2. Doakan jugaa nggota FResH anda yang dalam pergumulan, dll.
3. Pastikan pertumbuhan rohani mereka dan mereka benar-benar melakukan Firman Tuhan dalam hidup mereka melalui kehidupan FResH dan mentoring yang kuat.
4. Adakan kunjungan untuk anggota anda yang tidak dating FResH minggu kemarin karena sakit, dengan alas an atau tanpa alasan.
5. Memotivasi dan mendorong dan menjadi teladan kepada anggota FResH untuk mencari jiwa buat Tuhan.
-----------------------------------------------------------------------------------
PEMIMPIN HAMBA (Servant Leader) -seri Tujuan FresH

“ Barangsiapa terbesar diantara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu”
Nats : Matius 23: 11-12
Bahan Sharing :
Apakah Pemimpin Hamba (Servant Leader)? Diskusikan.
Mengapa seorang pemimpin harus bisa juga menjadi hamba?

Di Alkitab dijelaskan bahwa menjadi pemimpin haruslah memiliki hati sebagai Hamba. Kepemimpinan Hamba ditunjukan oleh Tuhan Yesus ketika ada dibumi. Yesus seorang pemimpin bahkan Dia adalah Tuhan.
Dia tidak semena-mena tapi dengan kelembutan dan kesabaran menunjukan kasih dan keadilannya kepada manusia. Yesus tidak datang untuk dilayani melainkan untuk melayani dan memberikan hidupnya sebagai tebusan bagi banyak orang. Di dalam Matius 23:11-12 di jelaskan bahwa untuk mereka yang ingin menjadi yang terbesar, mereka harus menjadi yang terkecil dan hamba bagi orang lain. Marilah kita mengikuti teladan dari Yesus, seorang pemimpin dengan hati hamba, untuk melayani Tuhan kita yang berkuasa. Diskusikan : Sudahkah kita menjadi pemimpin yang berhati Hamba seperti Tuhan Yesus?
Dua hal yang penting yang harus dimiliki seorang pemimpin Hamba:
1.      Menjadi Pelayan
Di dalam Matius 23:11 dikatakan bahwa “Barangsia terbesar diantar kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu”. Hal ini menunjukan bahwa seorang pemimpin haruslah melayani. Pemimpin yang melayani yang sesungguhnya adalah orang yang benar-benar mengabdikan hidupnya untuk melayani dan bukan semata untuk menjadi pemimpin. Di dalam melayani, para pemimpin ini harus lebih dulu memberi contoh bahwa mereka juga adalah pelayan. Tuhan Yesus adalah contoh terbaik dalam soal kepemimpinan yang menghamba. Dia membasuh kaki para murid dan memberi contoh yang terbaik ketika dia mengorbankan diriNya di kayu salib. Dia menjadi pemimpin yang memberikan hidupNya bagi mereka yang percaya kepadaNya, dan akibatnya lebih banyak lagi yang menyerahkan hidupnya kepada Kristus. Diskusikan kata2 ini : “Memimpin adalah melayani,namun melayani belum tentu memimpin. Pemimpin adalah pelayan,namun pelayan belum tentu pemimpin.Yang tidak rela menjadi pelayan,tidak layak menjadi pemimpin”
2.      Memiliki Kerendahan hati
Didalam Ayat 11 dijelaskan bahwa setiap orang yang merendahkan diri maka ia akan ditinggikan. Ini merupakan peringatan kepada setiap orang yang menjadi pemimpin hendaklah memiliki sikap kerendahan hati. Tuhan Yesus menekankan bahwa memiliki sikap kerendahan hati itu hal yang sangat penting.

Berilah contoh sikap kerendahan hati seorang pemimpin?

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.