Friday, 12 February 2016

Renungan Minggu Ini


Senin, 15 Februari 2016
Keharmonisan Rumah Tangga
Bacaan Alkitab : Kejadian 20-21
Intisari :
Sara mengambil tindakannya tidak tepat dengan memberikan Hagar untuk mengatasi masalah dalam rumah tangannya. Tetapi dalam pasal 21, Sara dapat berkata, “Allah telah membuat aku tertawa.” Kasih dan anugerah Allah telah menutupi ketidakharmonisan dalam hubungan antara Abraham dan Sara. Dalam menghadapi masalah apa pun yang mengancam keharmonisan keluarga Anda, ingatlah bahwa kasih dan anugerah Allah cukup untuk mengatasi kekurangan dan kesalahan Anda pada masa lampau!
                   
Selasa, 16 februari 2016
Iman dalam Perbuatan
Bacaan Alkitab : Kejadian 22-23
Intisari :
Sebagaimana tuntutan Allah terhadap Abraham, Allah pun juga menuntut agar kita memiliki iman terhadap apa yang telah Yesus Kristus kerjakan bagi kita di kayu salib. Hanya iman yang dituntut Allah supaya kita dapat diselamatkan. Akan tetapi, iman yang sejati akan terwujud melalui pelayanan dan melalui kerinduan untuk mengenal Allah. Tanpa wujud nyata dalam perbuatan, bagaimana kita bisa yakin bahwa kita telah diselamatkan?

Rabu, 17 Februari 2016
Menentukan Pasangan Hidup
Bacaan Alkitab : Kejadian 24
Intisari :
Bacaan Alkitab hari ini mengingatkan orang-orang muda, bahwa pada umumnya, setiap orang tua akan merasa lebih nyaman bila anak mereka memilih pasangan hidup yang memiliki banyak kesamaan latar belakang. Akan tetapi, kesamaan latar belakang bukanlah jaminan bahwa hubungan antara suami dan istri akan berlangsung harmonis. Yang lebih penting adalah kesamaan iman. Salah satu kesulitan yang pasti akan dihadapi adalah sulitnya memberi pengarahan dalam hal-hal rohani kepada anak karena orang tua tidak mungkin bisa menjadi teladan.

Kamis, 18 Februari 2016
Persiapkan Masak-masak!
Bacaan Alkitab: Kejadian 25
Intisari :          
Kekayaan dan kecantikan bukan faktor terpenting dalam rumah tangga. Persiapan terpenting untuk membangun rumah tangga adalah mengalami anugerah Allah dan mengikuti bimbingan pra-nikah. Tanpa anugerah Allah, kita tak akan sanggup untuk mengampuni pasangan kita dan anak-anak kita, dan kita tak akan sanggup untuk terus bersikap membangun. Tanpa bimbingan pra-nikah, kita tak akan mengerti prinsip-prinsip membangun dan menyelesaikan masalah dalam rumah tangga.

Jumat, 19 Februari 2016
Belajar dari Melihat & Mendengar
Bacaan Alkitab : Kejadian 26
Intisari :
Sifat dan teladan orang tua amat berpengaruh terhadap sifat dan kebiasaan anak mereka. Contoh cara Ishak menghadapi masalah yang meniru cara Abraham dengan tidak berani mengakui Ribka sebagai istri, tetapi sebagai saudara. Contoh kedua tindakan Esau mengambil Yudit, menjadi istrinya, merupakan peniruan tindakan Abraham yang mengambil Ketura menjadi istri. Jelas bahwa pernikahan Esau bertentangan dengan bimbingan orang tuanya. Ingatlah: Kelakuan (teladan) lebih berpengaruh daripada ajaran!

Sabtu, 20 Februari 2016
Akibat Pilih Kasih
Bacaan Alkitab : Kejadian 27
Intisari :
Kebiasaan hidup serta nilai-nilai moral dan spiritual seseorang terbentuk terutama di dalam keluarga. Sayang sekali bahwa keluarga pada zaman ini banyak yang mengabaikan pentingnya waktu kebersamaan, padahal dalam kebersamaan itulah nilai-nilai seseorang terbentuk. Kedisiplinan, kejujuran, keterbukaan, perhatian, kepedulian, tanggung jawab, sikap dalam ibadah,dan sebagainya merupakan hal-hal yang umumnya terbentuk dalam keluarga.

                                                                                           

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.