Saturday, 3 September 2016

Panduan FResH Rabu, 17 Agustus 2016

Panduan Bahan FResH
Rabu, 17 Agustus 2016 
GBI Miracle Service Yogyakarta


1. Mulai dengan PPW
Lagu Theme song FResH
2. Ice breaker
3. Tujuan dan sasaran
Tujuan : Mengajarkan kepada kita agar mengerti bahwa kita Harus hidup sungguh-sungguh seiap hari dengan Tuhan
Sasaran : Mendorong Anggota FResH untuk hidup sungguh-sungguh dengan mengenal Tuhan, mengalami kuasa dan penderitaan, menjadi serupa dengan Tuhan.
4. Menyampaikan bahan
Akhiri penyampaian bahan dengan saling mendoakan satu dengan yang lain

5. Tugas mingguan gembala
1. Bawa dalam doa nama-nama anggota FResH Anda agar mengalami pertumbuhan rohani dan memiliki karakter yang senantiasa diasah menjadi seperti Kristus.
2. Doakan jugaa nggota FResH anda yang dalam pergumulan, dll.
3. Pastikan pertumbuhan rohani mereka dan mereka benar-benar melakukan Firman Tuhan dalam hidup mereka melalui kehidupan FResH dan mentoring yang kuat.
4. Adakan kunjungan untuk anggota anda yang tidak dating FResH minggu kemarin karena sakit, dengan alas an atau tanpa alasan.
5. Memotivasi dan mendorong dan menjadi teladan kepada anggota FResH untuk mencari jiwa buat Tuhan.

-----------------------------------------------------------------------------------
KASIH TIDAK MEMEGAHKAN DIRI DAN TIDAK SOMBONG
“...Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”

(1 Korintus 13:4c)
Bahan Sharing :
1. Menurut saudara apakah perlu kita menceritakan apa yang telah kita buat (menolong, melayani, menabur, berkorban, dll) kepada orang lain? Mengapa? 
2. Menurut saudara apa perbedaan antara orang yang bersaksi dengan orang yang membanggakan diri? Beri contoh bila ada.
Kadang orang membanggakan diri san sombong sering tidak sadari. Bahkan banyak kali kita beralasan dengan kata bersaksi. Kasih tidak memegahkan diri dan sombong mengandung pengertian sebagai berikut :
1.       Kasih Tidak Memegahkan Diri (1 Korintus 4:7)
Memegahkan diri dalam dalam bahasa Yunani dipakai kata ‘perpereuomai’ yang berarti “menyombongkan diri atau membual”. Membual dalam kamus besar bahasa Indonesia memiliki arti ‘omong kosong’ atau ‘omong besar’. Omong kosong berarti apa yang diucapkan kosong atau sia-sia atau tidak ada artinya. Kadang untuk menutupi kelemahan kita, kita berusaha membuat orang berkesan kepada kita dengan omong kosong (bohong). Omong besar adalah Orang yang selalu mengatakan apa-apa yang telah dilakukan, apa yang dia miliki, dll. Beda orang bersaksi dan memegahkan diri adalah pada siapa yang dibanggakan. Orang yang bersaksi menceritakan perbuatan Allah, keperkasaan Allah, kehebatan Tuhan, kasih Tuhan, dll. Jadi pusatnya adalah Tuhan dan untuk kemuliaan Tuhan. Sedangkan orang yang membanggakan diri merasa bahwa semua karena mereka dan tanpa mereka semua tidak akan berjalan dengan baik (pusatnya diri sendiri, untuk kemuliaan diri sendiri). Kasih tidak memegahkan diri, karena tidak ada apa pun yang membuat kita berbeda atau lebih penting dari orang lain. Kasih tidak membanggakan diri memiliki arti kita tahu bahwa apa yang kita lakukan dan miliki dari Tuhan, sebab itu hanya Tuhan yang patut dimuliakan.
2.       Kasih Itu Tidak Sombong 

Hal lain yang tidak dilakukan oleh kasih adalah sombong. Kata Yunani untuk “sombong” adalah fusioo yang berarti “meniup, menggelembungkan, membesarkan”. Kata ini mengandung makna kecongkakan. Ketika kita mulai merasa bahwa diri kita lebih baik, lebih hebat, lebih rohani, dll dari orang lain. Sombong lawan katanya adalah rendah hati. Orang yang rendah hati akan mengganggap orang lain lebih besar, lebih utama (baca Filipi 2:3). Kasih tidak sombong berarti tidak merasa dirinya dan apa yang dibuat lebih dari yang lain. Orang yang mengasihi pasti rendah hati, mengutamakan orang lain, menghargai orang lain, dan tidak merendahkan orang lain. Seperti teladan yang diberika Kristus dalam Filipi 2:6-8.

No comments:

Post a comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.