Thursday, 24 August 2017

Panduan FResH Rabu, 23 Agustus 2017

Bahan FResH
Rabu, 23 Agustus 2017
GBI Miracle Service Yogyakarta


HIDUP SUNGGUH-SUNGGUH SETIAP HARI DENGAN TUHAN (3)
Jawab Yesus kepadanya: Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Matius 22:37-39)
Ayat Bacaan : Matius 22:34-40, Lukas 6:27-28
Bahan Sharing :
1.      Menurut saudara mana yang lebih penting, mengasihi Tuhan atau mengasihi sesama? Berikan alasannya. Dan mengapa kita harus mengasihi Tuhan dan juga sesama kita?
2.      Menurut saudara apa ciri orang yang mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama?
Orang yang hidupnya sungguh-sunggu setiap hari dengan Tuhan adalah orang memiliki kasih. Di dalam Matius 22:34-40 dijelaskan tentang hukum kasih yaitu kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama, yang merupakan pusat atau inti dari seluruh Hukum Taurat. Seorang yang mengaku mengasihi Tuhan harus juga dapat mengasihi sesama, mengasihi sesama adalah satu bukti dan wujud kasih kita kepada Tuhan, keduanya saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Kita tidak dapat memenuhi hukum yang satu dan mengabaikan hukum yang lainnya, melakukan hukum yang satu berarti juga melakukan hukum yang lainnya, dan kita perlu melakukan kedua hukum tersebut dengan segenap hati kita, segenap jiwa dan akal budi kita artinya kita mengasihi Tuhan dan sesama dengan seluruh keberadaan kita.
Makna orang yang hidupnya sungguh-sunggu dengan Tuhan ialah :
1.      Mengasihi Tuhan
Mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap akal budi memiliki arti bahwa kita mengasihi Tuhan dengan keseluruhan diri kita, menempatkan Tuhan lebih utama dalam kehidupan kita, di mana saja, setiap saat dan dalam segala kondisi. Dan bukti kasih kita kepada Tuhan adalah dengan menuruti segala perintah Tuhan (1 Yoh 2:3; 1 Yoh 3:24). Kita dimampukan untuk mengasihi Tuhan karena Tuhan telah lebih dahulu mengasihi dan memberikan rahmat-Nya kepada kita. Sudahkah kita menuruti perintah-perintah Tuhan dalam hidup kita? Diskusikan.
2.      Mengasihi sesama.
Di dalam Matius 22 ayat 39 dijelaskan bahwa kita sebagai orang percaya harus mengasihi sesama manusia. Kasih kita kepada sesama harus ditunjukkan dengan perbuatan yang nyata. “Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya? Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” (1 Yohanes 3:17-18). Sering dijumpai orang Kristen bersikap cuek dan tidak peduli terhadap orang-orang sekitar yang hidup dalam kekurangan. Sudahkah kita mengasihi saudara-saudara kita dengan perbuatan yang nyata? Diskusikan.
3.      Mengasihi musuh.

Di dalam Lukas 6:27-28 dikatakan “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu”. Kita sebagai orang percaya diperintahkan Tuhan Yesus untuk mengasihi orang yang memusuhi kita, orang yang telah menyakiti dan melukai hati kita. Ini merupakan perintah yang tidak masuk akal secara duniawi. Orang yang hidup sungguh-sungguh setiap hari dengan Tuhan adalah orang yang dimampukan untuk hidup sungguh-sungguh setiap hari dengan Tuhan adalah orang yang dimampukan untuk hidup mengasihi musuhnya, ini bedanya kekristenan dengan kepercayaan lain. Dengan kekuatan sendiri kita tidak mampu melakukannya, tetapi dengan kekuatan Tuhan kita dimampukan. Sharingkan dan saksikanlah apakah kita sudah mengasihi musuh-musuh kita?

No comments:

Post a comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.