Saturday, 2 September 2017

Hidup Bahagia dan Indah

Khotbah dari Pdm. Indra Gunawan – Minggu, 27 Agustus 2017


            Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Bahagia memiliki arti keadaan atau perasaan senang dan tentram, beruntung, berbahagia. Bahagia tidak berdasar pada kekayaan, jabatan, barang yang kita pakai tetapi berdasarkan Tuhan.
            Banyak orang hidupnya tidak bahagia dalam hidupnya; mereka menenangkan diri dengan obat-obatan, narkoba dll, pelampiasan dengan mabuk-mabukan, yang juga menjadi pertanyaan “Apakah masalah dapat hilang dengan asap rokok?”
            Seperti yang sudah diungkapkan di atas manusia tidak lepas dari masalah, oleh sebab itu manusia membutuhkan pertolongan, teman, jalan keluar, manusia tidak dapat berjalan sendiri. Walaupun dia bersikeras untuk mengandalkan dirinya sendiri, akan ada satu titik di mana dia membutuhkan orang lain. Ketika pintu di depan, belakang, kanan, kiri tertutup, ingat masih ada jalan ke atas (Tuhan).
Kejadian 6:22 “Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.”
Orang yang hidup sungguh-sunggu setiap hari dengan Tuhan = hidup bahagia dan indah.
1.      Menggunakan pilihannya tepat sesuai kehendak Tuhan.
Tepat di sini memiliki artian cocok dan sesuai dengan maunya Tuhan. Segala pilihan yang akan diambil, senantiasa mengandalkan Tuhan dalam segala sesuatunya.
2.      Fokus pada Tuhan; fokus memiliki artian konsentrasi pada satu tujuan.
-          Fokus pada sang pemberi berkat bukan pada berkatnya. Segala sesuatu yang kita lakukan fokusnya bukan lagi pada berkatnya, melainkan pada Tuhan; ketika fokus kita pada Tuhan, maka berkat akan mengikuti dengan sendirinya.
-          Fokus apa yang Tuhan beri pada kita bukan apa yang tidak ada. Hal ini mengajarkan kita untuk senantiasa mensyukuri apa yang kita punya sekarang ini, bukan mengeluhkan hal-hal yang tidak kita punya.
-          Matius 25:14-30; Perumpamaan tentang Talenta. Tuhan mengerti kapasitas kita, Tuhan memberikan talenta kepada kita sejumlah yang bisa kita gunakan dengan maksimal dan lipat gandakan.
3.      Ibrani 11:3 “Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat”.
Hal-hal yang Tuhan berikan pada kita sekarang ini adalah hal yang belum pernah kita lihat sebelumnya bahkan belum pernah kita pikirkan.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah menulis komentar yang positif.